#Konsultasi Syariah. Inilah Hukum Niat Puasa Ramadlan Saat Terbit Fajar



Sahabat Geleri Kitab perlu di katahui puasa ramadlan akan segera tiba tinggal 19 hari lagi, itu artinya kita akan bersama-sama makan sahur, laper bersama pastinya.

Puasa sendiri merupakan salah satu ibadah yang di wajibkan oleh Allah Swt kepada hambanya, puasa sendiri ialah menahan sesuatu yang dapat membatalkan puasa dan pahala puasa dengan di sertai niat.

Nah, ketika ada orang ingin melakukan puasa hendaknya melakukan sahur pada malam hari dan juga melakukan niat di malam hari juga, standarnya sebelum fajar terbit.




lalu bagaimana semisal ada orang lupa melakukan niat puasa, lalu ketika terbit fajar ia niat, apakah niatnya bisa di terima atau malah tidak mengesahkan untuk puasa di siang harinya. 

Dalam madzhab Abu Hanifah di perbolehkan niat pada saat terbit fajar, jika pada malam harinya ia lupa untuk niat. 

Dalam Kitab Fathil Mu'in Syarh I'anatut Thalibin Juz 2 Halaman 349

Fardlunya puasa ialah niat puasa di dalam hati dan tidak ada syarat niat di ucapkan, akan tetapi di sunnahkan mengucapkan niat agar hati mudah untuk berniat.


Andaikan ada seorang ingin puasa ramadlan sebulan, di hari pertama ia niat dengan tujuan niatnya untuk sebulan penuh,  maka niat yang mengesahkan hanya niat di hari pertama saja.


Namun, menurut Imam Ibn hajar di anjurkan niat puasa untuk sebulan penuh, agar ketika di hari berikutnya lupa niat puasa di malam hari, maka puasanya tetap sah, sebeb, sebelumnya sudah di niati sebulan penuh, menurut Imam Malik


Sebagaimana tetap di sunnahkan niat di pagi hari jika pada malam harinya lupa untuk berniat, agar puasa yang ia lakukan tetap sah. menurut Imam Abu Hanifah.


Dan itu sudah jelas mengesahkan puasa tersebut,  jika ia mengikuti pendapatnya madzhab malik yang memperbolehkan niat puasa pada hari pertama  saja, dengan niatan untuk puasa sebulan penuh.


Atau mengikuti pendapatnya Imam Abu hanifah yang memperbolehkan niat puasa pada pagi hari. kalau tidak mengikuti pendapatnya kedua ulama ini, lalu melakukan niat di pagi hari. berarti ia melakukan ibadah puasa yang rusak dan haram hukumnya.




Dengan penjelasan di atas ini, maka bisa di ambil kesimpulan bahwa kalau seorang lupa niat di malam harinya, boleh niat di pagi hari atau niat puasa hari pertama saja dengan niatan untuk puasa sebulan penuh.


Namun dengan syarat ia harus mengikuti syarat da rukun dalam Madzhab Abu Hanifah Dan Madzhab Malikiah.


Demikian yang dapat kami bagikan semoga apa yang kami bagikan dapat memberi kemanfaatan untuk semua shabat Galeri Kitab.

Info Menarik Lainnya:

Previous
Next Post »

Anda Mendapatkan Manfaat Dari Informasi Galeri Kitab Kuning? Tulis Komentar dengan Sopan, dan Tanpa memberi Link Aktif atau Non Aktif
Jangan Pakai Bahasa Yang Negative
Mohon maaf jika balasan kami telat, dan sesegera mungkin akan kami tanggapi.

Hormat Kami
Admin Galeri Kitab Kuning ConversionConversion EmoticonEmoticon