#PojokSantri. Kritik Santri. Mama Dedeh Menuduh Jamaahnya Berbuat Sombong



Galeri Kitab Kuning. Mama dedeh merupakan salah satu da'i perempuan yang kondang dalam acara Mama Dan A'a yang di selenggarakan oleh Stasiun Televisi Indosiar.

Gaya bicara yang ceplas ceplos menggunakan ayat al-qur'an, merupakan salah satu ciri khasnya beliau saat menyampaikan tausiah di acara Mama Dan A'a.

Namun, di samping memiliki gaya yang ceplas ceplos serta menggunakan dalil al-qur'an, ternyata ahir-ahir ini beliau lebih suka menyinggung para jamaah dan penanya, berikut cuplikan singgungan beliau terhadap penannya?


Baca Juga: Kritik Cerdas Ulama Indonesia Untuk Ceramah Mama Dede Yang Penuh Kontroversi


Saat beliau Mama Dedeh memberikan tausiah panjang lebar, lalu beliau membuka pertanyaan untuk jamaah. kemudian berdirilah perempuan paru baya memegang mic lalu memperkenalkan diri, saat beliau memperkenalkan diri menggunakan nama Hj.

Lalu beliau Mama Dedeh membentak dengan kata-kata sombong, kalau memperkenalkan diri jangan memakai embel-embel Hj semua di sini pengen Haji bukan kamu saja.

Perkenalkan diri anda jangan memakai embel-embel haja karena hal demikian sombong.

Melihat pembicaraan Mama dedek sontak saja para jamaah terdiam dan malu, Namun, untuk mencairkan suasana mama dedek meneruskan tausihnya dan penanggapi pertanyaan si Ibu tersebut.

Melihat kejadian ini sebagian umat islam merasa geram dan kecewa, sebab, seorang da'i kondang  yang seharusnya  menjadi panutan umat, perawat umat, malah melakukan sesuatu yang seharusnya tidak perlu di lakukan oleh seorang perceramah.

Apalagi sampai menjelek-jelekkan orang lain di tengah-tengah majlisul ilmi dan menuduh orang lain berbuat sombong, padahal kesombongan itu urusan hati, bukan di lihat dari penampilan dan omongan.

Kontroversi yang lain, di satu waktu Mama dedeh memarahi para jamaah yasinan, alasan beliau al-qur'an di turunkan 30 juz, bukan yasin saja, untuk itu rubah yasinan menjadi jamaah al-qur'an.

Ngaji yasinan itu betul dan banyak fadilahnya, apalagi membaca al-qur'an, Namun, meskipun membaca yasin di buat majlis sangat baik, yang pertama saling ketemu antar tetangga sesama islam dengan niatan membaca yasin.

Hemat saja, sebagai seorang mubalig kondang, pelayan masyarakat, ketika di tengah masyarakat melakukan sesuatu yang tidak bertentangan dengan syariat, maka harus di dukung dan kasih semangat, bukan malah merubah atau menghapus.

Semoga umat islam seluruh dunia tetap menjalankan sunnah rasul, mengamalkan amal kebaikan di manapun berada, serta tidak lengah ketika amalan yang tidak bertentangan dengan syariat islam di bully dan di tuduh salah.

Semoga dengan artikel ini umat islam terus menjalankan amalan-amalan yang sudah menjadi keistiqomahan, baik amalan itu berupa tindakan seperti sedekah atau bacaan semisal bacaan yasinan dan bacaan shalawat Nariyah. aminn









Info Menarik Lainnya:

Previous
Next Post »

Anda Mendapatkan Manfaat Dari Informasi Galeri Kitab Kuning? Tulis Komentar dengan Sopan, dan Tanpa memberi Link Aktif atau Non Aktif
Jangan Pakai Bahasa Yang Negative
Mohon maaf jika balasan kami telat, dan sesegera mungkin akan kami tanggapi.

Hormat Kami
Admin Galeri Kitab Kuning ConversionConversion EmoticonEmoticon