Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

#Konsultasi Syariah. 7 Tafsir Hadits Qutsy As-Shoumu Li Wa Anaa Ajzi Bih



Umat islam di seluruh dunia sebentar lagi akan menghadapi bulan suci ramadlan, dengan begitu umat islam akan menjalankan ibadah puasa wajib.

Puasa ramadlan itu wajib bagi umat islam yang sudah mencapai usia baligh, mampu dan tidak dalam keadaan hadats besar.

Kenapa umat islam di wajibkan berpuasa, salah satu alasannya karena ada perintah dari Allah Swt, nah, terlepas dari perintah itu, karena ada pahala yang sangat besar, dari besarnya pahala puasa tersebut sampai Allah Swt sendiri yang akan membalas ibadah puasanya seorang hamba.


Baca Juga: PAHALA TAK TERHINGGA MENGHORMATI ORANG PUASA


Di Dalam Hadist Qutsi ada lafad yang bertuliskan الصوم لي وأنا أجزي به yang artinya "Puasa milikku  dan Aku sendiri yang akan memberikan pahala puasa  kepadanya", dari hasits qudsy ini ada 7 tafsiran yang penting untuk kita ketahui, semoga bermanfaat:

الصوم لي وأنا أجزي به tafsiran yang pertama sesungguhnya dalam ibadah puasa itu tidak akan menimbulkan  riya' (merasa lebih), selain puasa menurut ulama rentan terjadinya riya', karena riya itu akan timbul dalam ibadah-ibadah fi'liyah berupa gerakan seperti sholat, sedekah, mengaji,  bukan ibadah Batiniah seperti puasa.


الصوم لي وأنا أجزي به Tafsiran yang kedua Hanya Allah yang tahu kadar pahala yang akan di berikan dan di lipatgandakan  kepada hambanya yang menjalankan, selain ibadah puasa sebagian manusia mengetahui ukuran pahala yang akan di berikan, seperti shalat sendirian, shalat berjamaah, bershoalat dan lain sebagainya.

الصوم لي وأنا أجزي به Tafsiran yang ke tiga bahwa puasa merupakan salah satu ibadah yang paling di cintai oleh Allah Swt.

الصوم لي وأنا أجزي به Tafsiran yang ke empat bahwa Puasa itu di sandarkan kepada Allah Swt, dalam artian ibadah puasa itu memiliki kedudukan yang mulia di hadapan Allah Swt.

الصوم لي وأنا أجزي به  Tafsiran yang kelima Puasa itu sudah di anggap cukup dengan tidak makan, tidak minum, tidak bersenggama,  tidak juga dengan hal-hal yang membatalkan pahala puasa seperti adu domba, berbohong dan sombong, ibadah seperti inilah yang sesuai dengan kehendak Allah Swt.

الصوم لي وأنا أجزي به Tafsiran yang ke enam Puasa itu sudah di anggap cukup dengan tidak makan, dan tidak minum itu di samakan dengan sifat malaikat yang tidak makan, minum dan bersenggama .ini termasuk salah satu sifat yang di miliki oleh malaikat.


Baca Juga: 3 PENYESALAN YANG SANGAT BERAT DI AKHIRAT


الصوم لي وأنا أجزي به Tafsiran yang terahir semua bentuk ibadah itu ada kedloliman yang di akibatkan oleh orang yang melakukan atau oleh orang lain, beda halnya dengan puasa, orang lain atau dirinya sendiri tidak bisa mendlolimi puasa itu sendiri, seperti mau sombong, mau riya, ketika melakukan puasa kedua sifat ini akan hilang, sebab, tubuh dan hati manusia lemah, tidak kuasa untuk melakukan keinginan hatinya.

Demikianlah yang dapat kami bagikan semoga artikel yang sedikit singkat ini bisa memberikan kemanfaatan bagi semua umat islam.

Refrensi Kitab:

Durrotun An-Nasihin
Miftahus Sholah


Posting Komentar untuk "#Konsultasi Syariah. 7 Tafsir Hadits Qutsy As-Shoumu Li Wa Anaa Ajzi Bih "

close
Banner iklan disini