#InfoIslam. Nasihat Imam Al-Ghazali Agar Peduli Terhadap Politik Pemerintahan





Galeri Kitab Kuning. Imam Al-Ghazali, siapa yang tidak kenal sama beliau, sosok legendaris dalam ilmu Tasawuf, semua umurnya beliau di ikhlaskan untuk mengabdikan dirinya kepada agama. konon kitab beliau pernah mau di bakar sama romawi karena ilmu tasawuf beliau di anggap hampir membuka hijab Rabb-nya.

Selain kecintaan beliau terhadap ilmu, ternyata beliau sangat peduli terhadap negaranya, peduli terhadap berjalannya pemerintahan, sampai-sampai beliau menulis nasihat untuk umat islam, yang beliau tulis di dalam kitab Ihya' ulum Ad-Din.


Baca Juga: Kritik Santri. Mama Dedeh Menuduh Jamaahnya Berbuat Sombong


“Sesungguhnya, kerusakan rakyat disebabkan oleh kerusakan para penguasanya, dan kerusakan penguasa disebabkan oleh kerusakan ulama, dan kerusakan ulama disebabkan oleh cinta harta dan kedudukan; dan barang siapa dikuasai oleh ambisi duniawi ia tidak akan mampu mengurus rakyat kecil, apalagi penguasanya. Allah-lah tempat meminta segala persoalan” (Ihya’ Ulumuddin II hal. 381.

Dari sini kita sudah melihat bahwa dalam suatu negara itu harus ada ulama yang setiap waktu memberi petuah atau nasihat untuk penguasa, serta penguasa harus selalu berdampingan dengan ulama, agar dalam suatu pemerintahan tidak goyang.

Namun, kalau dalam pemerintahan tidaka adanya peran ulama, maka sudah tentu dalam pemerintahan akan saling tendang, saling merasa benar dan saling merasa menguasai wilayahnya.

Imam Al-Ghazali saat itu beliau menjadi ulama dan panutan bagi rakyat iraq, beliau selalu mengedepankan amar ma'ruf nahi mungkar. baik bagi ulama atau penguasanya, sebab, jatuhnya rakyat tergantung kepemimpinan penguasa, jatuhnya penguasa tergantung  ulama'nya.

Al-Ghazali pun telah menunjukkan dirinya sebagai ulama yang memiliki pemikiran cemerlang,  yang disegani dan diterima oleh para pejabat negara serta para ulama lain pada zamannya.

Kepada pemimpin negara, ia memberi nasihat bagaimana cara menjalankan sebuah sistem kenegaraan yang mempertimbangkan adab untuk kemaslahatan bersama, serta  dengan pemimpin yang mempunyai integritas tinggi ditopang dengan kekuatan syariah islam yang mempuni.

Jadi tidak mengherankan negara yang di singgahi oleh Imam Al-Ghazali menjadi  negara yang makmur, pemerintahan negara berjalan sesuai petunjuk Imam al-ghazali, kehidupan rakyat menjadi makmur, tentram dan menjadi contoh negara tetangga.


Baca Juga Inspirasi ini Viral. 3 Orang Thawaf Dengan Cara Berenang


Jadi yang dapat di simpulkan dari paparan di atas ini, bahwa negara itu harus saling topang antara penguasa dengan ulama dan penguasa dengan rakyat, dengan catatan menegakkan amar ma'ruf nahi mungkar. '

Kalau komitmen  ini di tegakkan, maka suatu negara akan kokoh dalam bidang politik, ekonomi, sosial dan keamanan.

Demikianlah yang dapat kami bagikan semoga dengan adanya artikel ini memberikan kemanfaatan untuk sahabat semua. aminn



Info Menarik Lainnya:

Previous
Next Post »

Anda Mendapatkan Manfaat Dari Informasi Galeri Kitab Kuning? Tulis Komentar dengan Sopan, dan Tanpa memberi Link Aktif atau Non Aktif
Jangan Pakai Bahasa Yang Negative
Mohon maaf jika balasan kami telat, dan sesegera mungkin akan kami tanggapi.

Hormat Kami
Admin Galeri Kitab Kuning ConversionConversion EmoticonEmoticon