Portal Informasi Islam Dan Download PDF

#Konsultasi Syariah. Kisah Ya'jud Dan Ma'jud, Tembok Pembatas Sudah Mulai Terbuka, Keterangan Hadits

Ilustrasi Ya'jud Dan Ma'jud

Galeri Kitab Kuning. Rasulullah Saw pernah bersabda dalam salah satu khutbahnya, "Wahai para sahabatku, kalian mengatakan tidak ada musuh, padahal musuh kalian tetap ada sampai datangnya makhluk yang bernama Ya'jud Ma'jud.

Dari keterangan hadits ini kita pasti bertanya-tanya mengenai siapa Ya'jud Dan Ma'jud ini, perlu di ketahui bahwa Ya'jud dan Ma'jud ini termasuk salah satu keturunan Nabi Adam dari keturunan Yafits Dan Nuh, tapi memiliki prilaku yag sangat buruk.


Baca Juga: Hukum Mencabut Rumput Di Atas Makam


Bentuk tubuhnya Ya'jud Dan Ma'jud  wajahnya lebar, matanya sempit dan ada warna putih di rambut atas. Mereka mengalir dari tempat-tempat yang tinggi, seakan-akan wajah-wajah mereka seperti memiliki hidung pesek (HR. Ahmad).

Ketika kelak Allah Swt melepasnya Ya'juj dan Ma'juj dari tempat persembunyian mereka merupakan salah satu tanda semakin dekatnya hari kiamat. Ketika mereka menguasai dunia, tidak ada yang sanggup menghentikan mereka, termasuk kaum Muslimin yang pada saat itu hidup bersama Nabi Isa AS.

Pertanyaan kita di mana Ya'jud Dan Ma'jud berada, apakah di perjara seperti yang telah beredar di tengah-tengah masyaraka atau memang bersembunyi di suatu tempat yang tidak bisa di ketahui oleh umat kecuali Allah Swt.

Dalam al-qur'an surat Al-Kahfi telah di jelaskan secara gamblang mengenai Ya'jud Dan Ma'jud, Ya'jud dan Ma'jud di penjara oleh Raja yang sangat bijaksana dan adil yakni Raja Dzulqurnain, ketika pada zaman Dzulqornain masyarakat resah dengan prilaku suatu golongan yang selalu membuat onar dan kerusakan.

Sehingga dengan kondisi seperti ini masyarakat meminta kepada Raja Dzulqornain untuk membuat dinding pemisah agar golongan yang suka membuat kerusakan tidak mengganggu masyarakat yang lain, dengan kondisi seperti ini Raja menyanggupi.

Dengan berdirinya dinding kokoh yang terbuat dari tembaga dan besi ini, maka makhluk yang bernama Ya'jud Dan Ma'jud tidak mampu untuk menembus dinding tersebut, hanya saja makhluk ini hanya mampu melubangi dikit demi sedikit. sampai Allah  Swt yang menghendaki untuk membuka dinding pemisah ini.


لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ، وَيْلٌ لِلْعَرَبِ مِنْ شَرٍّ قَدِ اقْتَرَبَ، فُتِحَ الْيَوْمَ مِنْ رَدْمِ يَأْجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ مِثْلُ هَذِهِ (وَحَلَّقَ بإِصْبَعِهِ اْلإِبْهَامَ والَّتِي تَلِيْهَا) فَقَالَتْ زَيْنَبُ بِنْتُ جَحْشٍ: فَقُلْتُ: يَا رَسُـوْلَ اللهِ أََنُهْلِكُ وَفِيْنَا الصَّالِحُوْنَ؟ قَالَ: نَعَمْ، إِذَا كَثُرَ الْخَبَثُ.


"Laa ilaaha illallaah", celakalah orang Arab karena kejelekan telah dekat, hari ini dinding penghalang Ya’-juj dan Ma’-juj telah terbuka seperti ini.” (Beliau melingkarkan kedua jarinya; ibu jari dan telunjuknya). Zainab binti Jahsy berkata, “Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apakah kami akan binasa sementara di antara kami masih ada orang-orang yang shalih?’ Beliau menjawab, ‘Ya, apabila kejelekan merajalela.  Kitab Riyadus Sholihin.


Baca Juga: Dalil Hukum Eksekusi Mati Kasus Narkoba Dan Teror


Dari Hadist ini kita telah jelas bahwa lubang yang selalu di makan oleh Makhluk yang bernama Ya'jud Dan Ma'jud sudah besar, karena pada zaman Nabi Muhammad Saw saja lubang dinding yang di bangun oleh raja Dzulqornain sudah besar, apalagi pada saat ini yang kejelekan terus merajalela.

Dengan penjelasan seperti ini kita semua harus waspada dan selalu berbenah diri karena setiap kejelekan yang kita lakukan`akan mempermudah jalan Ya'jud dan Ma'jud untuk meloloskan diri.

Demikianlah artikel yang dapat kami bagikan semoga bermanfaat dan menjadi cermin kita kedepannya. aminnn..








0 Komentar untuk "#Konsultasi Syariah. Kisah Ya'jud Dan Ma'jud, Tembok Pembatas Sudah Mulai Terbuka, Keterangan Hadits"

Anda Mendapatkan Manfaat Dari Informasi Galeri Kitab Kuning? Tulis Komentar dengan Sopan, dan Tanpa memberi Link Aktif atau Non Aktif
Jangan Pakai Bahasa Yang Negative
Mohon maaf jika balasan kami telat, dan sesegera mungkin akan kami tanggapi.

Hormat Kami
Admin Galeri Kitab Kuning

Back To Top