#InfoHaji. Penting, Nasihat Umat islam Yang Akan Menunaikan Ibadah Haji



Galeri Kitab Kuning. Ibadah haji merupakan rukun islam yang kelima, yang mana semua umat islam sangat ingin menunaikan ibadah haji ke Baitullah, Namun, kewajiban ini menjadi gugur jika tidak mampu, dalam hal biaya.

Untuk tahun 2018 ini sebagian jamaah haji sudah di berangkatkan ke tanah suci, ada juga yang sudah kembali ke tanah air dan juga ada yang belum berangkat, cepat dan lambatnya ini karena banyaknya jamaah haji yang berangkat sehingga pemberangkatan sistem bergelombang.

Perlu di ketahui untuk tahun ini departemen agama Indonesia mendapatkan data bahwa tahun 2018 ini angka jamaah haji lanjut usia sangat banyak, sehingga resiko saat menunaikan ibadah haji sangat tinggi, yang pertama di tanah arab cuaca panas, sehingga jamaah haji rentan  terserang penyakit flu, demam dan batuk dan informasi terbaru banyak jamaah haji yang lanjut usia tersesat saat mau kembali ke hotel penginapan.



Nah, yang perlu kita ingat bagi jamaah haji yang belum berangkat ke tanah suci, agar mengingat nasihat berikut agar haji menjadi mabrur.

a. Di sunnahkan berwasiat kepada keluarga yang di tinggal ke tanah suci seperti orang tua, istri, saudara dan anak untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah Swt, dalam artian menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah Swt.

b.Sebelum pemberangkatan ketanah suci agar haqqul Adami di selesaikan seperti hutang barang atau janji, kalau semisal hutang barang tidak di selesaikan kiranya untuk di catat.

c. Sebelum pemberangkatan ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji di sunnahkan untuk bertaubat dengan taubatan nasuha, yakni berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sudah lalu dan bertekat untuk mengubah hidup yang lebih baik lagi.


Baca Juga: Pesan Menteri Agama Untuk Calon Jamaah Haji 2018


d.. Sebelum pergi ketanah suci bagi calon jamaah haji yang memiliki haqqul adami semisal  pernah berbuat kezaliman kepada orang lain, baik secara fisik, harta atau kehormatannya, maka hendaknya dia kembalikan kepada mereka atau meminta maaf kepadanya.

e. Sangat di tekankan harta yang akan di gunakan hendaknya halal, baik halal cara memperolehnya atau halal penggunaannya. sebab, ketika harta itu semuanya haram, maka jangan mengharap haji yang mabrur. ini berlandaskan Hadits Nabi Muhammad Saw.

Jika seseorang berangkat ibadah haji dengan biaya yang halal, lalu dia melangkahkan kakinya untuk safar seraya membaca labbaika allahumma labbaik (Kami penuhi panggilan-Mu ya Allah kami penuhi panggilan-Mu), maka ada panggilan dari langit, ‘Labbaika wa sa’daik, bekalmu halal, kendaraanmu halal, hajimu mabrur tidak berdosa.’ Jika seseorang berangkat dengan biaya haram, maka ketika dia melangkahkan kakinya untuk safar, lalu mengucapkan, ‘Labbaika allahumma labbaik,’ maka ada seruan dari langit, ‘Laa labbaika wa laa sa’daika (Tidak ada panggilan dan tidak ada kebahagiaan untukmu), bekalmu haram, ongkosmu dari barang yang haram, hajimu tidak mabrur.” (HR.Ath Thabarani).

Demikianlah nasihat yang harus di perhatikan oleh calon jamaah haji agar menjadi haji yang mabrur. aminn.

Dapatkan juga informasi seputar ibadah haji di bawah ini. semoga bermanfaat:

Hadapi Cuaca Panas, Arab Saudi Pasang 2 Alat Pendingin Suhu
Mentri Agama Himbau Pemerintah Arab Saudi Perluas Tanah Mina, Ini Alasannya
Aturan Baru, Arab Saudi Larang Jamaah Foto-Foto di Masjidil Haram dan Nabawi, Ini Alasannya







Info Menarik Lainnya:

Previous
Next Post »

Anda Mendapatkan Manfaat Dari Informasi Galeri Kitab Kuning? Tulis Komentar dengan Sopan, dan Tanpa memberi Link Aktif atau Non Aktif
Jangan Pakai Bahasa Yang Negative
Mohon maaf jika balasan kami telat, dan sesegera mungkin akan kami tanggapi.

Hormat Kami
Admin Galeri Kitab Kuning ConversionConversion EmoticonEmoticon